Media Online. Media massa atau bukan??

Author: Suhervandri - Ihsan Abdillah // Category:



Media informasi pada saat ini telah berkembang pesat berkat kemajuan teknologi informasi. Tidak dapat dipungkiri, kehidupan manusia sangat diengaruhi oleh arus informasi tersebut. Media massa merupakan salah satu tempat bertukarnya arus informasi dalam skala besar dan berefek besar pula.
Media massa adalah suatu istilah yang sudah mulai dipergunakan pada tahun 1920-an untuk menginstilahkan pertukaran arus informasi dalam skla besar dalam masyarakat yang sangat luas. Semua tingkat lapisan masyarakat membutuhkan media massa. Namun, biasanya masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah lebih memiliki ketergantungan dan kebutuhan terhadap media massa itu sendiri dibandingkan dengan masyarakat tingkat ekonomi tinngi. Hal ini disebabkan karena masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih rendah memiliki pilihan yang terbatas.
Masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi memiliki lebih banyak pilihan dan akses terhadap media massa, termasuk bertanya secara langsung terhadap sumber maupun para ahli dibandingkan mengandalkan informasi yang mereka dapat dari media massa. Namun, hal ini sangat relatif terhadap individu-individu yang mengakses media massa tersebut.
Media massa dapat digologkan menjadi dua golongan. Yakni media masa tradisional dan media massa modern. Media massa tradisional memiliki akses terbit yang cukup terbatas, sedangkan media modern memiliki akses terbit yang lebih luas. Nah! Bagaimana dengan media online? Atau yang lebih sering kita sebut dengan internet?
Menurut Tracy Laquey, internet merupakan jaringan longgar dari ribuan komputer yang menjangkau jutaan orang di seluruh dunia. Internet telah berkembang menjadi ajang komunikasi yang sangat cepat dan efektif. Internet telah tumbuh sedemikian besar sebagai alat informasi dan komunikasi yang tak dapat diabaikan. Pertanyaan yang timbul sekarang adalah, Apakah media online ini termasuk media massa? Media massa tradisional atau media massa modern?
Sesuatu dikatakan media massa apabila memiliki karakteristik sebagai media massa, yakni:
• Komunikator terlembaga
Menurut Wright komunikator dalam media massa bergerak dalam organisasi yang kompleks.
• Pesan bersifat umum
Ditujukan untuk semua orang dan tidak ditujukan untuk sekelompok tertentu.
• Komunikan anonim dan heterogen
Komunikatornya tidak mengenal komunikan (anonim), karena komunikasinya menggunakan media dan tidak tatap muka. Disamping anonim, komunikan komunikasi massa adalah heterogen, karena terdiri dari berbagai lapisan masyarakat yang berbeda, yang dapat dikelompokkan berdasarkan faktor: usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, latarbelakang budaya, agama dan tingkat ekonomi.
• Pesan serempak
Jumlah sasaran khalayak atau komunikan yang dicapainya relativ banyak dan tidak terbatas. Bahkan lebih dari itu, komunikan yang banyak tersebut secara serempak pada waktu yang bersamaan memperoleh pesan yang sama pula.
• Mengutamakan isi dibandingkan hubungan
pesan harus disusun sedemikian rupa berdasarkan sistem tertentu.
• Bersifat satu arah
Tidak terjadi komunikasi timbal balik yang menyebabkan umpan balik tertunda.

Dilihat dari karakteristik media massa di atas, Internet dapat dikatakan sebagai media massa,karena memenuhi karakteristik sebagai media massa itu sendiri.
Media online, tampak atau tidak tampak bergerak dalam organisasi yang kompleks. Organisasi atau lembaga seperti media online okezone.com maupun koran-koran yang menggunakan media internet sebagai salah satu alternatif penyampaian informasi secara massa. Citizen Journalism, walaupun secara kasat mata itu merupakan pemaparan informasi yang dilakukan oleh perorangan, namun media yang digunakan tersebut berada dalam satu wadah yang berbentuk lembaga atau organisasi.
Pesan yang disampaikan media online pun bersifat umum. Komunikannya-pun anonim dan heterogen karena bersifat satu arah yang menyebabkan tertundanya feedback dari penikmat media informasi. Karena cangkupannya yang luas dan dapat diakses siapa saja oleh semua orang di seluruh dunia, maka media online dapat dikatakan sebagai media massa modern. (Suhervandri)

Sumber :
1. Buku “Mass Media” oleh David McKay Company Inc. New York
2. Buku “ Internet, Media sastra Abad ini” oleh David Lorens
3. duapena.multiply.com
4. Karakteristik Media Massa oleh Alivia Dwi Ayu (oliviadwiayu.wordpress.com)

READ MORE - Media Online. Media massa atau bukan??

Internet Disebut Sebagai Media Massa?

Author: Suhervandri - Ihsan Abdillah // Category:


Internet sebagai salah satu media komunikasi informasi nampaknya akan semakin pesat perkembangannya di masa depan. Hal ini tak lain disebabkan oleh mulai maraknya geliat pertumbuhan bisnis media pemberitaan melalui Internet saat ini. Baik di Indonesia maupun di dunia pada umumnya, ketergantungan masyarakat terhadap kecepatan informasi yang selalu up to date, telah mendorong percepatan tumbuhnya bisnis media online. Jika kecepatan berita koran pernah digeser oleh radio, kemudian popularitas radio tergantikan oleh televisi, maka bukan hal yang mustahil lagi jika suatu saat ketenaran media pertelevisian juga akan tergeser oleh media pemberitaan online lewat Internet. Belum lagi dari sisi teknologi Internet kini pun semakin mendukung pertukaran data dan informasi multimedia yang lebih murah.
Sesuai dengan pendapat Robert R Dominick yang menyatakan bahwa media massa adalah media yang digunakan dalam proses komunikasi massa. Maka syarat utama komunikasi data/informasi melalui media pemberitaan online seperti kompas.com dan detik.com otomatis terpenuhi. Karena dengan media pemberitaan berbasis Internet, segala macam pemberitaan dapat disampaikan dengan sangat cepat kepada masyarakat luas (massa). Inilah mengapa masyarakat kini cenderung lebih memilih Internet sebagai media pemberitaan yang efesien.
Grafik pertumbuhan media Internet pun nampaknya menunjukkan hasil yang serupa, yang berkebalikan dengan koran atau media cetak yang terus saja mengalami penurunan perlahan. Sekitar 40% masyarakat kini mulai beralih ke Internet sebagai media penyedia informasi, angka ini hampir merupakan dua kali lipat dari angka tahun sebelumnya yang hanya 24%. Sedangkan untuk media massa lain seperti radio dan televisi nampaknya masih bisa bernafas lega, karena teknologi penunjang bisnis media melalui Internet memungkinkan konvergensi kedua jenis media ini melalui Internet. Perkembangan teknologi multimedia yang pesat pun turut mempengaruhi prospek cerah Internet sebagai media komunikasi informasi yang cepat.
Perbedaan karakteristik internet dibanding dengan media klasik dalam sistem dan operasional sebagai alat maupun medium komunikasi adalah sebagai berikut :
a. Pertama, Perbedaan utama dan makro tersebut yaitu; internet
adalah media berbasis komputer
b. Kedua, internet sebagai media komunikasi memiliki penawaran interaktif yang dinamis terhadap penggunanya/user,
c. Ketiga, media internet mampu menjadi pusat informasi dan sumber informasi yang tidak terbatas
d. Keempat, luas jangkauan dari media internet tentu saja melintas antar benua, antar negara, serta antar budaya.
e. Kelima, fungsi internet sebagai media, selain sama dengan fungsi media lain, media internet memiliki penawaran untuk
pengembangan bidang jasa maupun bisnis sebagai bagian gaya
hidup.
Mendengarkan radio atau menonton TV masih bisa dilakukan melalui Internet. Masyarakat pun telah banyak menikmati konvergensi layanan pemberitaan ini dari berbagai macam gadget yang terus berkembang saat ini, seperti handphone, PDA, notebook, dan sebagainya. Sedangkan perusahaan-perusahaan media cetak mungkin harus mulai mengembangkan lini baru bisnis beritanya melalui Internet sejak sekarang. Karena walaupun mungkin saat ini bisnis media cetak masih dapat diandalkan, namun bukan tidak mungkin jika kelak bisnis media pemberitaan melalui Internet-lah yang akan menjadi raja.
Roger Fidler (1997 : 35) berpendapat, media baru tidak muncul begitu saja. Bahwa terdapat sebuah sistem yang saling terkait, dan mencatat berbagai kesamaan dan hubungan yang ada antara bentuk-bentuk di masa lalu, masa sekarang, dan yang sedang dalam proses kemunculannya. Ketika bentuk-bentuk media komunikasi yang lebih baru muncul, bentuk-bentuk terdahulu biasanya tidak mati dan terus berkembang dan tidak mati.
(Ihsan Abdillah)

Sumber :
• Buku ”Mengamati Fenomena Citizen Journalism”
• http://edwi.dosen.upnyk.ac.id ”Kajian Internet Sebagai Media Komunikasi Interpersonal dan Massa”. Oleh : Edwi Arief Sosiawan, SIP, Msi
READ MORE - Internet Disebut Sebagai Media Massa?